Yahoo finance API is not available right now, please try again soon...

MENJADI NARA SUMBER TUNGGAL DALAM WORKSHOP SATGAS PENGAWASAN KOPERASI KEMENTERIAN KOPERASI DAN UMKM RI

KEUNIKAN USAHA SIMPAN PINJAM OLEH KOPERASI

  • Koperasi yang memiliki kegiatan usaha di sektor perdagangan akan mendapatkan dukungan pembinaan dari Kementerian Perdagangan; contoh: Koperasi Pasar (KOPPAS)
  • Koperasi yang memiliki kegiatan usaha di sektor pertanian akan mendapatkan dukungan pembinaan dari Kementerian Pertanian, contoh Koperasi Pertanian yang berasal dari Gapoktan;
  • Koperasi yang memiliki kegiatan usaha di sektor produksi akan mendapatkan dukungan pembinaan dari Kementerian Perindustrian, contoh Koperasi Produsen Tahu Tempe, dan sebagainya;
  • Koperasi yang memiliki kegiatan usaha di sektor Teknologi Informasi akan mendapatkan dukungan pembinaan dari Kemenkominfo, contoh Koperasi Digital Indonesia, dan sebagainya;
  • Koperasi yang memiliki kegiatan usaha di sektor usaha simpan pinjam mendapatkan dukungan pembinaan dan pengawasan dari Kemenkop

MENGAPA USAHA SIMPAN PINJAM OLEH KOPERASI PERLU DI-AWASI???

  1. KOPERASI yang melakukan kegiatan usaha Simpan Pinjam mendapatkan previllage dari Pemerintah:
    1. Mendapatkan keringanan pajak atas pendapatan sisa hasil usaha;
    2. Mendapatkan pembinaan dari Regulator;
    3. Mendapatkan kesempatan untuk memperoleh dukungan yang menggunakan Anggaran Negara (APBN);
    4. Mendapatkan fasilitas perlindungan dari campur tangan (Intervensi) Otoritas Keuangan dan Otoritas Moneter dalam menjalankan usahanya;
  2. Usaha Simpan Pinjam pada hakekatnya adalah usaha jasa keuangan yang memiliki tingkat risiko tinggi karena karakteristik dari obyek utamanya yaitu “UANG” yang sifatnya “FAST MOVING”;
  3. Rawan terhadap penyalahgunaan lembaga untuk kepentingan “perseorangan”.

APA YANG PERLU DI-AWASI

Lembaga Penerapan prinsip koperasi sebagai pembeda (distingsi) antara badan hukum koperasi dengan badan hukum lainnya
Manajemen Penerapan prinsip manajemen untuk memastikan bahwa koperasi sedang menuju pada tujuan yang benar (on the track).
Bisnis Penerapan prinsip bisnis untuk mendorong adanya pertumbuhan dan kesinambungan usaha Koperasi itu sendiri.
Risiko Penerapan prinsip risiko dilaksanakan untuk melakukan berbagai antisipasi dan mitigasi terhadap potensi kerugian dan kegagalan baik usaha maupun lembaga “koperasi”.
Tata kelola Penerapan prinsip-prinsip GCG dilakukan untuk mengokohkan kedudukan Koperasi sebagai pelaku usaha yang sejajar dengan badan hukum lainnya.

Berikut materi yang dapat diunduh, Silabus modul satgas pengawasann

Berikut sebagian dokumentasinya

foto peserta

hari kedua workshop

narsum ahmad subagyo

peserta satgas

peserta workshop

Pelatihan Manajer Koperasi

*“PELATIHAN MANAJER KOPERASI”* “`[Cibodas, 17 – 19 Januari 2017]“`

*LATAR BELAKANG*
_Koperasi di negeri kita ini tak ubahnya seperti boneka kristal yang hanya elok untuk dipandang, tapi sangat rentan untuk dibuat mainan. Sangat rentannya, sehingga prinsip dasar koperasi yang agung dan luhur hanya dijadikan monumen dalam kaca tanpa mampu memberikan kemakmuran bersama. Koperasi di dalam buku teks pelajaran sekolah disebut sebagai soko guru ekonomi nasional, namun seperti kita lihat sekarang, ekonomi nasional lebih mirip sebagai ekonomi kapitalis daripada ekonomi koperasi (Trimudilah, 2006)._

_Koperasi sebagai bentuk badan usaha yang bergerak di bidang perekonomian mempunyai tatanan manajemen yang agak berbeda dengan badan usaha lainnya. Perbedaan tersebut bersumber dari hakikat manajemen koperasi yang dasar falsafahnya adalah dari, oleh, dan untuk anggota yang mencerminkan pelaksanaan falsafah demokrasi dalam dunia usaha yang menjadi ciri khas koperasi. Untuk itu, di dalam stuktur atau tatanan manajemen koperasi di indonesia di kenal adanya rapat anggota, pengurus dan badan pemeriksa dan manajer atau pelaksana utama (Ubaidillah, 2007)._

_Dilandasi dari hal diatas maka Pusat Pendidikan Manajer Koperasi (PPMKI)  sebagai lembaga pendidikan di bawah Asosiasi Manajer Koperasi Indonesia (AMKI) akan menggelar Training Pelatihan Manajer Koperasi Indonesia. Training ini akan membahas banyak hal terkait Koperasi dan Manajemen, Langkah dalam Pengambilan Keputusan, Manajer Kooperatif, Perencanaan dan Analisa Kebutuhan, Penganggaran dan Bisnis, dan tentunya tentang pelaporan dan Evaluasi Kinerja._

Berikut ini materi tentang proses penerbitan Modal Penyertaan Koperasi dan Mekanisme Pengawasannya, sebagaimana terlampir

  1. Modul Training – Modal penyertaan
  2. Modul Training – Pengawasan Modal Penyertaan

Berikut dokumentasinya

Foto peserta dan narsum

Seminar Kewirausahaan dan Koperasi Universitas Persada Indonesia

SEMINAR KEWIRAUSAHAAN DAN KOPERASI 

DI KAMPUS YAI JAKARTA

UNIVERSITAS PERSADA INDONESIA 

Tema: Membangun Kedaulatan Ekonomi Rakyat

Kamis, 12 Januari 2017

Diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa FE Universitas Persada Indonesia. dihadiri kurang lebih 200 mahasiswa yang YAI.

Dalam seminar ini dipaparkan mengenai kondisi ekonomi dunia, ASEAN dan Indonesia, lalu masuk dalam proyeksi ekonomi Indonesia 2017 ….

Partisipasi masyarakat Indonesia dalam menggerakkan ekonomi dalam negeri porsinya makin mengecil, kekuatan modal asing makin membesar yang menunjukkan adanya menurunnya tingkat kedaulatan ekonomi bangsa ….

Lalu apa strategi nasional yang dapat dilakukan untuk kembali menguatkan kedaulatan ekonomi bangsa ini?

Di-kupas secara mendalam dalam materi seminar ini …

Berikut materi seminar, semoga bermanfaat : Download

Berikut sebagian dokumentasinya

INTERMEDIATE CREDIT ANALYSIS

Telah dilaksanakan In House Training (IHT)

Bank Rakyat Indonesia  (BRI)

Kantor Cabang Bali – NTB – NTT

INTERMEDIATE CREDIT ANALYSIS

di Hotel DreamTel, Cikini Jakarta Pusat

INTERMEDIATE CREDIT ANALYSIS

DESKRIPSI

Lembaga keuangan tidak pernah lepas dari kegiatan menganalisis kelayakan kredit yang akan diberikan kepada pihak kostumer. Untuk mengurangi resiko kerugian akan kredit macet maka dibutuhkan kemampuan analisa kredit.Dalam mempertajam analisa kredit para peserta akan diberikan pelatihan sehingga para peserta dapat meminimalisir risiko atas kredit yang akan diberikan. Peserta akan dibekali dengan Analisa Business Risk, Business Operations dan recasting, laporan  keuangan. Setelah selesai mengikuti pelatihan ini, para peserta akan mampu untuk menyusun Structuring Credit Facilities, Credit Monitoring, dan Relationship Management Techniques.

MATERI KHUSUS

  1. Analisa laporan keuangan dan interpretation
  2. Financial Recosting
  3. Analisa Kuantitatif dan Kualitatif
  4. Analisa Kredit Investasi
  5. Analisa Kredit Modal Kerja (Cash Loan dan Non Cash Loan)
  6. Project Assigment Studi Kasus terpadu

Berikut sebagian materi yang bisa diunduh
Credit Analysis

Berikut sebagian dokumentasinya

kenang-kenangan

peserta training BRI

short course analisa kredit BRI DES17

Economic Outlook New Year

MATERI ECONOMIC OUTLOOK 2017

Berikut materi penting sebagai bahan penyusunan perencanaan kerja tahun 2017, yaitu:
1. Economic Outlook 2017
2. Prospek dan Peluang Bisnis 2017

Sebagaimana terlampir, semoga bermanfaat