TRAINING BRANCHLESS BANKING

Telah dilaksanakan Pelatihan Tentang Layanan Keuangan Digital (LKD) di Hotel Santika Premier Slipi pada tanggal 23-24 Juni 2015. Pelatihan ini diikuti oleh Bank Nagari dan Bank Aceh.
Layanan Laku Pandai dalam Branchless Banking menjadi keniscayaan bagi Lembaga Keuangan. Masyarakat memang membutuhkan layanan keuangan dari high level sampai grassroot society. Materi Pelatihan ini meliputi:

1. Permasalahan Ekonomi dan Sosial
2.Rencana Strategik Regulator
3. Financial Inclusion
4. e-money
5. Mobil Banking
6. Laku Pandai Menurut POJK dan SEOJK
7. Menyusun FS Layanan Laku Pandai
8. Analisa Risiko dan Pasar
9. Mendesain Pedoman Produk Laku Pandai

Berikut sebagaian Modul dan Foto Kegiatannya

1. modul 01 Branchless Banking
2. modul 02 Branchless Banking

bank aceh

bank nagari

bersama peserta

eplained BB

peserta BB training serius

TELAH TERBIT LAUNCHING BUKU TERBARU “MANAJEMEN OPERASI LKMS”

1-cover MO LKMS

Alhamdulillah, atas ijin Allah taala Buku ini akhirnya dapat terbit. Terima kasih kepada editor, rekan-rekan reviewer dan tentunya Penerbit yang berkenan memberikan masukan dan bersedia menerbitkan buku ini.

Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) telah menjadi bagian institusi keuangan yang tak terpisahkan dari sistem keuangan negara kita. Walaupun secara total portofolio pembiayaan belum terlalu signifikan namun keberadaannya sangat dirasakan oleh masyarakat lapisan bawah (grassroot). Jumlah LKMS di Indonesia belum ada yang mempublikasikannya secara resmi, tapi beberapa lembaga provider LKMS banyak yang melaporkan bahwa mereka memiliki LKMS anggota yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan. Beberapa provider yang membina LKMS di Indonesia seperti PINBUK memiliki binaan LKMS yang berjumlah lebih dari 4000, Microfin Indonesia memiliki binaan lebih dari 1000, bahkan data Kemenkop dan UMKM mensinyalir jumlah KJKS/UJKS lebih dari 9000 lembaga, belum lagi yang masih dalam bentuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan KSM (kelompok Swadaya masyarakat) yang beroperasi dari dana PNPM Mandiri yang jumlahnya sekitar 600.000 unit usaha keuangan sebahagiannya beroperasi dengan sistem syariah.

Begitu banyak lembaga beroperasi, namun dukungan terhadap literasi tentang Lembaga keuangan Mikro Syariah (LKMS) masih sangat terbatas. Literasi ini dapat bertema tentang landasan teologis, landasan praktis maupun teoritis jumlahnya belum memadai. Masyarakat sangat membutuhkan buku-buku panduan yang dapat dijadikan sebagai pengatahuan baru – membuka wawasan dan pemikiran serta panduan dalam pengambilan keputusan keuangan yang berbasis syariah.
Penulis berharap Buku ini dapat menjadi salah satu oase di tengah-tengah kegersangan dan keterbatasan “BUKU” yang bertema tentang LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH DI INDONESIA
Buku ini terdiri dari :

BAB 1 PERKEMBANGAN KEUANGAN MIKRO DI INDONESIA 1
1.1. Perkembangan LKM di Zaman Penjajahan 1
1.2 Perkembangan LKM di Zaman Kemerdekaan 2
BAB 2 LANDASAN FILOSOFIS KEUANGAN MIKRO SYARIAH 13
2.1. Universalisme Landasan Teologis
Keuangan Mikro Syariah 16
2.2 Konsep Keadilan Dalam Keuangan Mikro Syariah 19
BAB 3 SKEMA ORGANISASI DAN PRODUK KEUANGAN MIKRO SYARIAH 25
3.1. Struktur Dan Fungsi Lembaga Keuangan Mikro Syariah 25
3.2. Produk Keuangan Mikro Syariah 30
BAB 4 MMANAJEMEN PERSONALIA LKMS 57
4.1. Pengenalan Istilah Karyawan 57
4.2. Rekrutmen dan Seleksi 59
4.3. Penempatan dalam Masa Percobaan 59
BAB 5 MANAJEMEN PEMBIAYAAN 83
5.1. Kebijakan 83
5.2. Segmentasi Pasar dan Sasaran Pembiayaan 83
5.3. Komite Pembiayaan 91

SAEMAUL UNDONG MOVEMENT

Saemaul Undong Movement adalah sebuah gerakan pem-bangunan desa menuju kehidupan baru yang lebih baik. Se-cara etimologis pengertiannya sebagai berikut: “Sae” artinya Baru, “Maul” artinya Desa, dan “Undong” artinya Pemba-ngunan. Setelah perang Korea, keadaan Korea Selatan sangat memprihatinkan. Pada tahun 1960 pendapatan perkapitanya US$79. Setelah Saemaul Undong Movement bergulir pada tahun 1970, Korea Selatan mengalami pertumbuhan ekono-mi yang luar biasa. Tingkat pendapatan masyarakat pada kawasan pedesaan dan perkotaan relatif merata dan se-imbang. Masyarakat desa sangat menikmati keseharian me-reka dengan basis pada sektor pertanian mereka mendapat-kan pendapatan yang tidak jauh berbeda dengan sektor lain-nya di perkotaan. Korea Selatan kini berdiri sejajar dengan Amerika, Jepang dan negara-negara maju lainnya di belahan benua eropa.

Saemaul Undong Movement dikembangkan dengan tiga prin-sip dasar. Pertama “Diligence”, sebuah prinsip yang menge-depankan pada kesungguhan, kerajinan dan keuletan masya-rakat desa untuk bekerja keras tanpa mengenal lelah. Kedua “Self-Help”, sebuah prinsip untuk belajar mandiri dalam meng-hadapi berbagai dinamika kehidupan di desa, serta bagaimana masyarakat desa dilatih untuk dapat menolong dirinya sendiri dan komunitasnya dengan bertumpu pada kemampuan dan potensi sendiri. Ketiga “Cooperation”, yaitu sebuah prinsip dasar agar dalam berbagai aktivitas kehidupan sehari-hari, masyarakat desa dibiasakan untuk bekerjasama dan bahu membahu menyelesaikan berbagai persoalan.

Saemaul Undong Movement diimplementasikan pada tiga kegiatan praktis di lapangan. Pertama “Environment Impro-vement”, yaitu kegiatan perbaikan lingkungan yang meliputi sarana dan prasarana dasar di pedesaan, baik jalan, jembatan, irigasi, drainase maupun sarana air bersih dan sanitasi lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan antara lain dengan memberikan bantuan stimulan berupa semen serta perlengkapan lainnya.

Korea Selatan telah membuktikan mampu menjaga keles-tarian lingkungan, menangani limbah, bahkan memulihkan lingkungan yang rusak akibat polusi. Sungai Han yang mem-belah Kota Seoul semula kotor seperti Sungai Ciliwung, Jakarta.

Namun, kini airnya jernih dan menjadi pemandangan yang menarik. Untuk menjaga kebersihan, penduduk dilarang ber-aktivitas di sungai itu. Seperti kegiatan memancing juga tidak boleh. Namun, kalau melintas dengan perahu diperbolehkan.

Kedua “Increasing Income”, yaitu kegiatan yang difokuskan pada peningkatan pendapatan masyarakat pedesaan, antara

RUMAH ADAT

saemul Undong logo

INTERNATIONAL WORKSHOP ASEAN ECONOMIC COMMUNITY (AEC)

LOKAKARYA

The Talk
“The Strengthening of Higher Education Partnership and Collaboration within ASEAN
Economic Community (AEC) Members: The Future Challenges and Opportunities”

“One Vision, One Identity, One Community”. ASEAN with different cultures, religions, languages and educational systems, must develop a harmonized system of education. This system can be developed on basis of common, but not identical, practices and guidelines for cooperation.

GICI BUSINESS SCHOOL PRESENT
Hotel Millennium, 18th April 2015
Tanah Abang – Jakarta Pusat

Please download The Power Point –> Click Here

dr. Sid

faculty member

Peserta

thanks to Ms. Jib Nida

GICI BUSINESS SCHOOL GRADUTION 2015

GBS mengadakan Wisuda ke-12 dan ulang tahun ke-14 di Hotel Millennium Jakarta
pada hari Sabtu, 18 April 2015.

Acara ini diikuti oleh 189 Wisudawan-wisudawati dari Prodi Akuntansi dan Manajemen.

Berikut isi sambutan Ketua STIE GICI dalam wisuda ke-12 :

SAMBUTAN KETUA STIE GICI

Yang terhormat :
Ketua Yayasan Nusa Jaya Depok;
Ketua Kopertis Wilayah IV, atau yang mewakili
Jajaran Struktural dan sivitas akademika STIE “GICI” Business School
Anggota Senat STIE “GICI” Business School;
The honorable of Representatif of NIDA Thailand Faculty member
Orang tua beserta keluarga wisudawan/ wisudawati yang berbahagia
Para tamu undangan yang kami muliakan

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarokatuh,
Salam sejahtera untuk kita semua,
Puji dan syukur kehadirat Illahi Rabbi atas segala karunia dan nikmat-NYA yang mana pada hari ini kita bersama dapat menghadiri dan menyaksikan acara Sidang Senat Terbuka dan Wisuda ke-XII tahun 2015 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi “GICI” Business School.

Wisudawan/wati dan Hadirin yang berbahagia,
Prosesi wisuda merupakan acara yang sangat istimewa dalam perjalanan hidup kita, karena acara ini memberi tanda bahwa proses kegiatan belajar-mengajar dalam menempuh kewajiban studi di Perguruan Tinggi dinyatakan selesai dan seorang mahasiswa dinyatakan sah menyandang gelar tertentu di belakang namanya.
Perjalanan yang tentunya tidak mudah, penuh suka dan duka serta berbagai keadaan yang tidak mengenakkan, namun semua itu kini telah terlewati. Capaian yang telah wisudawan/wati raih saat ini tentunya bukan sekedar hasil kerja keras kalian sendiri namun ingat juga, bahwa jasa orang tua, para Dosen dan seluruh staf di lingkungan sivitas akademika GBS turut andil dalam keberhasilan kalian ini.
Maka sudah sepatutnya kalian berterima kasih dan selalu dapat mengingat dan mengenang kebaikan mereka semua, terutama orang tua yang telah mendampingi kalian dalam susah dan gembira selama ini.

Wisudawan/wati dan Hadirin yang berbahagia,
Wisuda tahun 2015 ini memiliki makna tersendiri bagi kita, karena di ujung tahun ini liberalisasi kawasan negara-negara ASEAN yang tergabung dalam Asean Economic Community (AEC) akan dimulai. Sebagai bagian dari institusi perguruan tinggi yang Peduli terhadap Daya Saing Bangsa dalam menghadapi persaingan global dewasa ini. GBS telah melakukan berbagai upaya perbaikan baik kegiatan akademis maupun pembangunan infrastruktur pendidikan. Tentunya ini semua ditujukan agar lulusan GBS memiliki daya saing tinggi di tengah-tengah liberalisasi ketenagakerjaan yang sedang berlangsung dewasa ini.
Sebagai tanda keseriusan GBS dalam menghadapi MEA, kampus kita telah bekerjasama dengan NIDA Business School Thailand, untuk dapat saling meningkatkan kemampuan dan pengetahuan masing-masing pihak serta semakin saling memahami potensi dan budaya antar bangsa di kawasan ASEAN.
Sekarang, kalian akan memasuki dunia baru yang lebih menantang karena tentunya dapat lebih fokus untuk meniti dan mengembangkan karir sesuai dengan pilihan dan minat kalian usai lepasnya dari kewajiban belajar-mengajar di kampus GICI tercinta ini. Yang perlu kalian ingat adalah bahwa setelah wisuda ini bukan berarti kalian berhenti BELAJAR, tapi justru akan memasuki KAMPUS YANG SEBENARNYA yaitu DUNIA KERJA. Di situlah kaliah akan mempraktekkan teori dan pengetahuan serta ketrampilan yang selama ini dipelajari di dunia kampus perguruan tinggi.

Bapak/Ibu orang tua wisudawan/wati yang berbahagia,
Kami ingin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Bapak/Ibu menitipkan putra-putrinya untuk menempuh perkulihan di Kampus GBS. Seiring dengan wisuda ini berarti tugas kami membina dan mendapingi mereka belajar hingga menempuh kesarjanaannya, pada hari ini berarti sudah selesai. Selain ucapan terima kasih, kami juga mohon maaf, tentunya tiada sesuatu yang sempurna walaupun kami sudah berupaya semaksimal mungkin untuk bisa melayani yang terbaik buat putra-putri bapak/Ibu selalu ada kekuranganya, maka dalam kesempatan yang baik ini kami perkenankan kami mohon dimaafkan atas segala kekurangan dan kesalahan yang ada.
Kami berharap bekal yang telah dimiliki oleh putra-putri bapak/Ibu dapat menjadi bekal dalam meniti karir dan kehidupan di masa yang akan datang secara lebih baik lagi. Bersama ini pula kami kembali menyerahkan putra-putri Bapak/Ibu untuk dapat menempuh prestasi-prestasi berikutnya di masa yang akan datang.

Hadirin yang berbahagia,
Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak, terutama Panitia Wisuda yang telah bekerja keras mempersiapkan acara ini dengan baik. Akhirnya tiada gading yang tak retak, mohon maaf jika ada kekurangan dan kesalahan selama kegiatan ini berlangsung.

SELAMAT WISUDA DAN SUKSES UNTUK SEMUA

Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarokatuh

Depok, 18 Maret 2015
Ketua STIE GICI

Dr.Ahmad Subagyo

 

sambutan ketua GBS

 

anggota senat GBS 2015

 

sambutan pembukaan

 

senat guru besar